Daftar Isi: [Sembunyikan] [Tampilkan]

Lantai merupakan hal yang penting dalam membangun rumah. Pemilihan material dalam membangun rumah harus dipikirkan secara matang, karena rumah adalah investasi jangka panjang. Terlebih apabila pemilihan material tidak tepat dan melakukan perbaikan, maka akan mengeluarkan biaya yang tidak sedikit.

Demi kenyamanan dan juga kegunaan dari ruangannya masing-masing, satu rumah bahkan menggunakan beberapa jenis pelapisan lantai. Apa pun jenisnya yang terpenting pelapisan aman, kuat, dan juga lantainya awet. Lantai vinyl dan juga keramik merupakan jenis lantai buatan.

Sebelum menentukan akan menggunakan lantai vinyl atau keramik untuk di rumah, lebih baik kamu mencari tahu apa kelebihan serta kekurangan dari lantai vinyl dan keramik.

  1. Lantai Keramik

lantai keramik atau vinyl
foto: Pinterest

Keramik adalah salah satu komponen pelapis lantai yang terbuat tanah liat yang kemudian dilapisi dengan glasir. Penggunaan lantai keramik sudah sangat umum di masyarakat kita. Selain mudah untuk kita temukan, keramik juga tahan terhadap gesekan, motif dari keramik juga sangat beragam, untuk perawatannya juga mudah, dan memiliki daya serap air yang rendah.

Tentu saja lantai keramik juga memilik kekurangan, di antaranya yaitu: mudah memuai apabila terkena panas, memiliki sifat yang keras sehingga mudah untuk pecah dan juga retak, dalam pemasangannya harus menggunakan semen, dan sambungan antar keramiknya sulit untuk dibersihkan.

Kamu juga bisa membaca Model Keramik Kamar Mandi Terbaru untuk di Hunian Idaman

  1. Lantai vinyl

lantai vinyl

Lantai vinyl yaitu lantai sintetis yang kuat tahan lama. Banyak orang yang mengenal bahwa vinyl merupakan material yang digunakan sebagai pengganti ubin. Vinyl juga memiliki motif yang bermacam-macam, ada yang bermotif kayu, batu alam, atau warna gelap polos. Ada dua jenis  lantai vinyl, yaitu vinyl tile yang memiliki motif menyerupai keramik, dan vinyl yang berbentuk roll menyerupai karpet tapi tidak berbulu.

Baca Juga:  Dekorasi Meja Belajar yang Nyaman dan Mudah Dilakukan

Keuntungan dari penggunaan vinyl yaitu sifatnya yang anti air, kemudian tahan akan lapuk, harga dari vinyl juga lebih terjangkau dari pada keramik. Lantai vinyl juga tidak akan memuai apabila terkena sinar matahari, bahannya yang tidak mengandung kayu membuat vinyl anti rayap.

Walaupun demikian, lantai vinyl juga memiliki kekurangan. Warna lantai vinyl mudah pudar, kemudian vinyl juga tidak tahan terhadap goresan, vinyl memang tahan air namun apabila terkena air secara terus-menerus maka akan terkelupas lemnya. Cara melepaskannya juga agak sulit, sehingga untuk pemasangannya jangan menggunakan system tempel atau lem.

Sekian pembahasan mengenai lebih baik lantai vinyl atau keramik, semoga kamu sudah mendapatkan jawabannya. Keramik ataupun vinyl semuanya memiliki kekurangan dan juga kelebihan. Jadi, kembali sesuaikan dengan kebutuhan ya. Kunjungi Soerasi,id apabila kamu butuh bacaan yang membahas terkait rumah dan dekorasinya.

Bagikan:

Soerasi.id

Solusi dekorasi rumah anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *