Cara memperbaiki tembok retak dan penyebabnya

Tempat tinggal menjadi salah satu aset penting yang berperan penting dalam kehidupan sehari-hari agar terlindung dari panasnya siang dan dinginnya malam.

Bagaimana jika tempat yang kita tinggalkan tersebut mengalami kerusakan sedikit demi sedikit di setiap harinya pada dinding? Oleh karena itu kita harus merawatnya serta menjaga dan selalu memperhatikan bagian dalam rumah dari keretakan karena faktor lingkungan.

3 Penyebab Retakan dinding yang mungkin terjadi

  1. Lingkungan

    sumber gambar : httpswww.tribunnews.comimagesregionalview1619631rumah-padat-penduduk-taman-sari-jakbar

    Keretakan bukan hanya akibat dari kesalahan kita saja, tetapi faktor lingkungan juga sangat mempengaruhi. Tempat tinggal yang berada di kaki gunung, di wilayah perairan dan berada tepat di pinggir jalan besar memiliki kemungkinan besar terjadinya retakan pada tembok. Hal tersebut terjadi karena guncangan dan pergeseran atau aktivitas tanah yang cukup tinggi.

  2. Material

    Sumber gambar : Freepik.com
    Sumber gambar : Freepik.com

    Walaupun tempat tinggal kamu berada di dataran rendah dan berada di luar daerah yang tadi disebutkan. Kemungkinan retakan pada dinding dan bagian rumah lainnya juga berisiko besar. Kerusakan bisa terjadi karena penggunaan material kurang baik kualitasnya, mungkin bisa jadi dari semen, bata atau hebel tipis dan jarak fondasi yang terlalu jauh.

  3. Finishing dindingfinishing dinding agar tembok tidak retak

    Finishing memiliki peran yang sangat penting pada dinding selain menjaga keindahan rumah, finishing juga sebagai perekat dan penguat struktur dinding. Finishing yang baik bisa mengurangi kerusakan yang terjadi karena faktor alam. Mulai dari keseimbangan campuran bahan plester hingga ketebalan.

Baca juga: Tips Memilih Kombinasi Warna Cat Tembok Untuk Rumah

3 Cara memperbaiki tembok retak

  1. Tembok retak seperti rambutTembok retak rambut

    Tembok retak rambut bisa kita sebut sebagai retakan yang tipis dan bercabang banyak. Retak rambut ini bisa terjadi karena saat pengaplikasian acian saat kondisi yang panas/ kering. Sebelum memulai plester ulang alangkah baiknya membasahi tembok terlebih dahulu hingga merata dan terasa dingin. Setelah itu bisa langsung plester ulang pada keretakan.

  2. Retak Panjang dan besarTembok retak garis panjang

    Retakan ini kemungkinan besar terjadi karena pergerakan fondasi atau guncangan yang terus menerus.

    Demi keamanan bersama dalam perbaikan retakan ini lebih baik membobok pada bagian retakan dan melakukan perbaikan ulang, agar hasil lebih maksimal dan tidak terjadi retakan kembali.

  3. Retakan akibat perbedaan bahan atau kurang berkualitasTembok rusak berat

    penggunaan material yang tidak seimbang dan pengerjaan yang kurang maksimal bisa menyebabkan keretakan. Jika retakan cukup serius, alangkah baiknya melakukan pembangunan ulang pada bagian tembok yang rusak

Baca Juga:  Model Pagar Rumah yang Cocok untuk Rumah Minimalis

Kesimpulan

Tempat tinggal berperan penting untuk keberlangsungan hidup kita, oleh sebab itu kita harus menjaga dan merawatnya.

Walau terlihat sepele, retakan pada dinding bisa berakibat serius apabila kita diamkan dalam jangka waktu yang lama, jangan sampai kerusakan yang kecil berakibat fatal pada kemudian hari.

Kamu juga bisa membaca tulisan seputar rumah yang lain di Soerasi.id

Terima kasih.

Bagikan:

Soerasi.id

Solusi dekorasi rumah anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *